June 15, 2020

internal memo (6)

Baru semalam berencana menyudahi seri ini.
Nyatanya malah terbit episode baru yang sungguh diluar ekspektasi.
Tiba-tiba ada di level yang mana kamu tahu itu sakit, tapi tidak ada air mata yang keluar.
Luar biasa ya kejutan kehidupan, tuh.
Boleh minta jeda napas bentar ngga?
Setelah sakit-sakit yang kemarin itu, kukira sudah saatnya merawat harapan.
Ternyata terlalu asyik merawat harapan sampai lupa menginjak bumi.
Salah sendiri.
Anggi, sudah saatnya untuk hanya percaya pada diri sendiri.
Sudah saatnya untuk tidak terus mencari.
Sudah saatnya berhenti.

Selamat subuh.
Anggi, dirimu berarti.

No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.