August 14, 2021

Perpanjangan SIM Online

         Alhamdulillah, achievement unlocked tahun 2021 mengurus dokumen ala orang dewasa dengan mandiri ((claps)) eh tapi pakenya BNI sih, bukan Mandiri abis gapunya (ye garing). Jadi Agustus masa berlaku SIM C saya akan habis, sejak bulan kemarin sudah mulai panik dalam hati. Sudah berencana googling cara behave di kantor publik (lol), sudah baca cara perpanjang SIM di layanan mobil SIM keliling, eh lalu PPKM pula~~~ semakin panik. Untungnya berita soal perpanjang SIM online ini sampai juga kepada saya yang ansos. Ah intronya kepanjangan, udah deh yuk.

[PERSIAPAN]


Pertama-tama unduh dan install  3 aplikasi ini:

  1. Digital Korlantas: bisa diunduh di playstore 
  2. e-Rikkes: diunduh melalui web erikkes[dot]id
  3. ePPsi: diunduh dengan akses web eppsi[dot]id

Juga sediakan kelengkapan berikut:

  • foto formal background biru sesuai instruksi syarat perpanjangan SIM
  • scan tanda tangan diatas kertas putih
  • scan KTP dan SIM lama

[PROSES]

Masuk aplikasi pertama, verifikasi data sesuai KTP, ambil swafoto. Soal swafoto ini lumayan bikin kesel karena kameranya tidak mirror kayak kamera depan hp pada umumnya. Ikutin sesuai instruksi saja, sudah lengkap dan jelas. Pilihan satpas penerbit SIM: Dirlantas Daan Mogot, Polres Depok Margonda, Polres Jombang dan Polres Denpasar. Pilih sesuai yang terdekat dari tempat tinggal supaya ongkir lebih murah.

Lalu masuk ke aplikasi kedua untuk mengurus surat kesehatan, instruksinya jelas dan lengkap juga, pilih satpas penerbit sim nanti akan keluar tempat tes kesehatan yang harus dituju. Nah, disini adalah salah satu “loh” momen, katanya online kok tetap harus keluar rumah? ☹ Tapi ketika coba pindah satpas metro jaya, ini (mungkin) satu-satunya satpas yang bisa tes kesehatan online, karena alamat dokter yg ditunjuk tidak muncul. Lanjut, saya mengisi kuesioner kesehatan. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, ada surat kesehatan dalam bentuk pdf, unduh dulu.

Lanjut ke aplikasi ketiga, sebelum tes psikologi, harus bayar voucher/tiket untuk bisa mengakses soal. Bayarnya via virtual account BNI. Soalnya cukup banyak, pastikan menyediakan waktu yang cukup, situasi kondusif dan jaringan internet yang baik. Tes psikologi terdiri dari 100 soal tes kepribadian dan 10 soal tes kecermatan. Dari tes psikologi, soal kecermatan adalah yang paling menantang buat saya karena angkanya banyak sekali. Karena hanya 10 soal, tapi tiap soal ada 45 kolom😊 Cukup kaget awalnya, saya pikir soal hitungan, ternyata mencocokkan pasangan angka dan huruf. Sama seperti aplikasi sebelumnya setelah dinyatakan memenuhi syarat, ada hasil tes dalam bentuk pdf untuk diunduh.

Setelah dokumen lengkap, kembali ke aplikasi digital korlantas untuk mengisi form perpanjangan SIM. Harus menyiapkan nomor rekening juga untuk menerima pengembalian dana apabila SIM tidak disetujui untuk diproses lebih lanjut. Ada pilihan untuk mengambil sendiri SIM di satpas penerbit atau dikirim melalui Pos.

[BIAYA]

    Total transaksi saya sebesar Rp. 145.900, dengan rincian Rp. 118.400 untuk biaya perpanjangan, pengemasan dan pengiriman dengan pos express dari Jakarta Barat ke Jakarta Selatan, dan Rp. 27.500 untuk biaya tes psikologi.

[TIMELINE]

    Proses perpanjangan SIM saya dengan pilihan satpas Metro Jaya, dirlantas daan mogot (durasi dari status registrasi/dibayar berubah ke diproses berbeda-beda tergantung antrean dan pilihan satpas):


23 Juli: Registrasi (meliputi pemenuhan dokumen kesehatan+psikologi dan pembayaran)

9 Agustus: SIM diproses

13 Agustus: SIM selesai diproses dan dikirim

14 Agustus: SIM saya terima.

    Kesannya sangat menyenangkan, karena betul-betul tidak perlu keluar rumah. Hanya perlu sekali buka pintu, untuk ambil paket saja 😊 Juga bisa punya dokumen resmi dengan pas foto yang sesuai kehendak hati karena fotonya disiapkan sendiri. Sebagai pengalaman pertama mengurus perpanjangan sim dari saya yang ansos ini bintang 4,5. Bisa jadi 5 kalau kamera swafotonya mirror dan aplikasinya bisa diringkas jadi 3-in-1. Tapi pengembangan ini sudah suatu langkah yang keren. Karena yang online-online di level dokumen resmi ini biasanya sedikit hehegitudehhehe tapi kali ini bisa dapat jempol.

Bismillah… pengin apa jadi apa ya… hmmm. HAHAHAHAHA.

    Dalam aplikasi digital korlantas, menu yang bisa diakses masih terbatas di perpanjangan SIM saja, masih banyak yang harus diperbaiki. Salah satu yang paling terlihat adalah notifikasi progres perpanjangan SIM. Waktu yang ada di notifikasi adalah waktu terkini saat kita membuka tab notif, bukan kapan progres tersebut terjadi :”) Oh ya ada fitur digitalisasi SIM juga, dimana kameranya akan mendeteksi nomor SIM ketika kita arahkan ke kartu fisik. Lalu kita melengkapi data sesuai yang tertera di SIM. hehe digitalisasi tapi manual :") setelah selesai maka, kartu SIM dalam bentuk image akan muncul di aplikasi digital korlantas. Sempat excited saya pikir ketika sudah muncul kartu di aplikasi, maka tidak perlu bawa/menunjukkan kartu fisik. hehe ternyata tidak hehe hanya sebagai pelengkap saja. Saya belum tau pelengkap maksudnya apa.


    Untuk yang berniat mengurus perpanjangan SIM online kuncinya: cermat dan sabar. Baca instruksi dengan lengkap dan sabar dengan prosesnya. Perpanjangan SIM bisa diurus H-90 sebelum tanggal kadaluarsa. Luangkan waktu setidaknya sebulan sebelumnya, supaya jika antrean panjang dan proses cukup lama tidak perlu panik dalam hati. ((sfx s*sca k*hl)) Aku suka sekaliiii, Mari kita cobaaaaaaaa!!


Salam,

A.

No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.