May 05, 2020

internal memo (4)

melihat kenyataan akhir-akhir ini yang semakin mudah menangis akan hal-hal kecil, rasanya memang harus diakui bahwa kamu belum sanggup hidup tanpa ekspektasi.
rasanya hanya denial saja.
kamu pikir sudah cukup siap, nyatanya mungkin kamu sedang menipu diri sendiri.
kamu pikir sudah cukup kuat, ternyata ada sesuatu yang diluar kendali, datang tiba-tiba.
jadwal tidurmu berantakan, kamu memaksa untuk terus bekerja meski sudah harus istirahat, mencuci semua baju kotor dalam satu waktu, menyikat lantai kamar mandi setiap hari padahal tak begitu perlu, semua sibuk yang dirangkai sendiri.
sesuatu yang sama sekali bukan kamu.
kamu terus lari menghindar.
kamu menangis karena sebenarnya ingin lebih berhati-hati bersikap, berkata-kata, dan bertanya.
kamu sepertinya tidak sedang baik-baik saja,
tapi terus menyangkal.
kamu ingin terlihat baik-baik saja,
hanya supaya tidak dikasihani.
sulit ya, mengakui kelemahanmu sendiri?
memang sulit, merasa sudah selesai melewati satu fase paling melelahkan, merasa kembali punya harapan, lalu ternyata layu sebelum berkembang.
tapi bukankah semuanya berawal dari dirimu sendiri?
siapa suruh kamu terus merawat ekspektasi?
tahu sendiri batu takkan menjadi lunak hanya karena terus disiram air.
memangnya siapa yang jamin kamu takkan jatuh lagi, sampai begitu berani?
setelah semua ini, kamu pasti sangat menyesal ya, karena bisa saja kamu kehilangan banyak kesempatan untuk obrolan-obrolan menyenangkan.
andai saja, kamu mau berhati-hati dan tidak mencoba jadi berani.
andai saja, kamu tidak menumpahkannya.
andai saja, kamu tetap diam.

mungkin kamu akan tetap tidak baik-baik saja.

oh ternyata akan sama saja, jadi yaudahlah ya :)

"does that scare you?"
yes, i have to admit it DOES.
i'm so scared that i made others feel bad because of me.
yes, i'm not okay,
but it's okay,
i CAN take it,
you just have to promise me one thing:
"nothing"

tetaplah baik-baik saja, karena setidaknya dari sekian banyak hal yang tidak baik-baik saja, melihatmu baik-baik saja adalah satu hal baik yang bisa membantu saya kembali baik-baik saja.

No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.