September 23, 2014

Jadi... (part 1)

Jadi...
inikah yang disebut berjuang?
hm sepertinya aku terlalu berlebihan.

throwback pas kelas XII~ masa-masa paling menarik dan ummm penuh liku *eaaaa*

"kok susah ya"
"ih apasih aku gak paham"
"jam istirahat lamanya"
"duh males ah"

Mungkin sebagian kalimat diatas sering keluar dari mulutku dulu. Mengeluh dan mengeluh.
Tugas menumpuk di awal semester.
Ulangan berderet.
Ujian Praktek mulai yang unyu sampe bikin emosi.
dan Jampi aka jam pembelajaran intensif.
Iya rasanya jam pembelajaran intensif itu lamaaaaaaaaaaaa banget haha.
Masuk kelas, kerjakan soal terus dibahas. dan aku selalu gagal paham sama kimia dan teman2nya, jadi mikir aku ini anak ipa apasih?
Terus tryout haha, selalu belajar sistem sks, ngerjakan sambil tidur dan doodling *bukan googling lo ya*
Daaan ya bisa dibayangin lah ya hasilnya kaya apa, hancur.
Setelah makin deket UN makin sadar aku harus bisa. Berubah. meskipun bisa dibilang sadarnya telat, tapi seenggaknya aku ada niat baik lah ya haha.
Mulai sering baca catatan mimpi yang panjang tapi belum satupun direalisasikan.
Mulai sering ngerjakan latihan soal meskipun loadingnya lama.
Mulai sering tanya temen-temen master soal yang ga ngerti meskipun ga jarang bikin mereka hopeless ngajari aku huahaha.
Dan yang paling ampuh bikin semangat adalah pas inget bapak ibuk, aku sekolah jauh-jauh dari pelosok desa *haha* ke kota masa iya gak bikin pencapaian yang bikin mereka bangga.
Kemudian inget gimana rasanya gagal masuk sekolah impian,ya sakit ya.
sejak itu, semangatku nambah~

Kabar buruknya adalah semakin aku rajin belajar gak berbanding lurus sama nilai tryoutku.
Semuanya sama.
Rasanya aku stuck disitu situ aja.
*mulai drama*

Yang aku inget,
Eat hard, Study harder, Pray hardest.
Disaat uda mepet ujian nasional, belajar juga uda (dirasa) maksimal, yang bisa dilakuin ya doa doa doa.
Meskipun aku sadar lah, rasanya temen-temenku berjuang lebih keras dari aku.
Mereka belajar lebih rajin daripada aku.
Bahkan mungkin mereka berdoa lebih sering daripada aku.

Hari pertama, kudu nangis.
Hari kedua, nangis
Hari ketiga, tambah deres nangisnya.

Pengumuman kelulusan.
SMA ku lulus 100%
Lega.
Seenggaknya aku Lulus.
Tapi..............................



No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.