Alhamdulillah, achievement unlocked tahun 2021 mengurus
dokumen ala orang dewasa dengan mandiri ((claps)) eh tapi pakenya BNI sih,
bukan Mandiri abis gapunya (ye garing). Jadi Agustus masa berlaku SIM C saya
akan habis, sejak bulan kemarin sudah mulai panik dalam hati. Sudah berencana
googling cara behave di kantor publik
(lol), sudah baca cara perpanjang SIM di layanan mobil SIM keliling, eh lalu
PPKM pula~~~ semakin panik. Untungnya berita soal perpanjang SIM online ini
sampai juga kepada saya yang ansos. Ah intronya kepanjangan, udah deh yuk.
[PERSIAPAN]
Pertama-tama unduh dan install 3 aplikasi ini:
- Digital
Korlantas: bisa diunduh di playstore
- e-Rikkes: diunduh
melalui web erikkes[dot]id
- ePPsi: diunduh
dengan akses web eppsi[dot]id
Juga sediakan kelengkapan berikut:
- foto formal
background biru sesuai instruksi syarat perpanjangan SIM
- scan tanda tangan
diatas kertas putih
- scan KTP dan SIM
lama
[PROSES]
Masuk aplikasi
pertama, verifikasi data sesuai KTP, ambil swafoto. Soal swafoto ini lumayan
bikin kesel karena kameranya tidak mirror
kayak kamera depan hp pada umumnya. Ikutin sesuai instruksi saja, sudah lengkap
dan jelas. Pilihan satpas penerbit SIM: Dirlantas Daan Mogot, Polres Depok Margonda, Polres Jombang dan Polres Denpasar. Pilih sesuai yang terdekat dari tempat tinggal supaya ongkir lebih murah.
Lalu masuk ke aplikasi
kedua untuk mengurus surat kesehatan, instruksinya jelas dan lengkap juga,
pilih satpas penerbit sim nanti akan keluar tempat tes kesehatan yang harus
dituju. Nah, disini adalah salah satu “loh” momen, katanya online kok tetap
harus keluar rumah? ☹
Tapi ketika coba
pindah satpas metro jaya, ini (mungkin) satu-satunya satpas yang bisa tes
kesehatan online, karena alamat dokter yg ditunjuk tidak muncul. Lanjut, saya
mengisi kuesioner kesehatan. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, ada surat
kesehatan dalam bentuk pdf, unduh dulu.
Lanjut
ke aplikasi ketiga, sebelum tes psikologi, harus bayar voucher/tiket untuk bisa
mengakses soal. Bayarnya via virtual account BNI. Soalnya cukup banyak,
pastikan menyediakan waktu yang cukup, situasi kondusif dan jaringan internet
yang baik. Tes psikologi terdiri dari 100 soal tes kepribadian dan 10 soal tes
kecermatan. Dari tes psikologi, soal kecermatan adalah yang paling menantang
buat saya karena angkanya banyak sekali. Karena hanya 10 soal, tapi tiap soal
ada 45 kolom😊 Cukup kaget awalnya, saya pikir soal
hitungan, ternyata mencocokkan pasangan angka dan huruf. Sama seperti aplikasi
sebelumnya setelah dinyatakan memenuhi syarat, ada hasil tes dalam bentuk pdf
untuk diunduh.
Setelah
dokumen lengkap, kembali ke aplikasi digital korlantas untuk mengisi form
perpanjangan SIM. Harus menyiapkan nomor rekening juga untuk menerima
pengembalian dana apabila SIM tidak disetujui untuk diproses lebih lanjut. Ada pilihan
untuk mengambil sendiri SIM di satpas penerbit atau dikirim melalui Pos.
[BIAYA]
Total transaksi
saya sebesar Rp. 145.900, dengan
rincian Rp. 118.400 untuk biaya perpanjangan, pengemasan dan pengiriman dengan
pos express dari Jakarta Barat ke Jakarta Selatan, dan Rp. 27.500 untuk biaya tes
psikologi.
[TIMELINE]
Proses
perpanjangan SIM saya dengan pilihan satpas Metro Jaya, dirlantas daan mogot (durasi dari status
registrasi/dibayar berubah ke diproses berbeda-beda tergantung antrean dan
pilihan satpas):
23 Juli: Registrasi (meliputi pemenuhan dokumen
kesehatan+psikologi dan pembayaran)
9 Agustus: SIM diproses
13 Agustus: SIM selesai diproses dan dikirim
14 Agustus: SIM saya terima.
Kesannya sangat
menyenangkan, karena betul-betul tidak perlu keluar rumah. Hanya perlu sekali
buka pintu, untuk ambil paket saja 😊 Juga bisa punya dokumen resmi dengan pas foto yang sesuai kehendak hati karena fotonya disiapkan sendiri. Sebagai
pengalaman pertama mengurus perpanjangan sim dari saya yang ansos ini bintang
4,5. Bisa jadi 5 kalau kamera swafotonya mirror dan aplikasinya bisa diringkas
jadi 3-in-1. Tapi pengembangan ini sudah suatu langkah yang keren. Karena yang
online-online di level dokumen resmi ini biasanya sedikit hehegitudehhehe tapi
kali ini bisa dapat jempol.
Bismillah… pengin
apa jadi apa ya… hmmm. HAHAHAHAHA.
Dalam aplikasi
digital korlantas, menu yang bisa diakses masih terbatas di perpanjangan SIM
saja, masih banyak yang harus diperbaiki. Salah satu yang paling terlihat adalah
notifikasi progres perpanjangan SIM. Waktu yang ada di notifikasi adalah waktu
terkini saat kita membuka tab notif, bukan kapan progres tersebut terjadi :”) Oh ya ada fitur digitalisasi SIM juga, dimana kameranya akan mendeteksi nomor SIM ketika kita arahkan ke kartu fisik. Lalu kita melengkapi data sesuai yang tertera di SIM. hehe digitalisasi tapi manual :") setelah selesai maka, kartu SIM dalam bentuk image akan muncul di aplikasi digital korlantas. Sempat excited saya pikir ketika sudah muncul kartu di aplikasi, maka tidak perlu bawa/menunjukkan kartu fisik. hehe ternyata tidak hehe hanya sebagai pelengkap saja. Saya belum tau pelengkap maksudnya apa.

Untuk yang
berniat mengurus perpanjangan SIM online kuncinya: cermat dan sabar. Baca instruksi
dengan lengkap dan sabar dengan prosesnya. Perpanjangan SIM bisa diurus H-90
sebelum tanggal kadaluarsa. Luangkan waktu setidaknya sebulan sebelumnya, supaya
jika antrean panjang dan proses cukup lama tidak perlu panik dalam hati. ((sfx s*sca
k*hl)) Aku suka
sekaliiii, Mari kita cobaaaaaaaa!!
Salam,
A.