October 23, 2014

Masih ada Yang selalu ada


Meski tak semua kata selalu dipahami.
Meski tak ada resah yang harus dibagi.
Tapi setidaknya pahamilah,
ketika temanmu terlihat lesu dan tak bersemangat
mungkin dia butuh sapaan kecil
ketika temanmu terlihat enggan bicara banyak seperti biasa
mungkin dia justru ingin bercerita panjang lebar
ketika temanmu memandang tak tentu arah dengan tatapan kosong
mungkin ada sesuatu yang mengganjal pikirannya, sesuatu yang harusnya selesai
ketika temanmu diam
mungkin saat itu pula dia butuh didengar

Mungkin dia diam, tak menunjukkan ada luka menganga yang harus segera menemukan penawar.
Tapi bayangkan jika, kamu ada di posisinya.
Pilu.
Menahan getir sendirian.
Menangis berteman sepi.

Beruntungnya ada yang tak pernah meninggalkan dia sendiri.
Selalu ada sekalipun ketika dia terlihat berjalan tiada kawan.
Tuhannya.

Yang selalu mendengar keluh kesahnya setiap waktu.
Yang selalu mengabulkan setiap pengharapan.
Yang selalu menyadarkan bahwa dia tak sendiri.
Bahwa masih ada yang selalu peduli.
Sekalipun tak tampak dalam nyata.
Tapi CintaNya selalu jadi penopang saat dunia mulai melepas genggamannya.

Terimakasih untuk limpahan ridho dan lindunganMu
Terimakasih untuk Rahman dan RahimMu
Terimakasih selalu memberi kesempatan jadi lebih baik dalam setiap khilafku
Terimakasih Allah.

Rasa syukur ini, semoga setiap waktu memenuhi hati.
Tak hanya ketika pilu menghampiri.

No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.