July 12, 2024

catatan keberhasilan*

*yang berhasil dipetik hanya hikmahnya saja, beasiswanya belum huehehehe

10/11/2022
satu hari sebelum pengumuman: hari ini lewat sebulan dari cuitan terakhir saya di twitter. saya bertekad untuk tidak banyak bicara dan membuang kalimat sia-sia di dunia maya. selain itu suasana hati saya juga tidak cukup gembira untuk punya energi lebih mengomentari segala hal. 
beberapa minggu terakhir ini saya sedang dalam proses seleksi beasiswa dalam negeri. awalnya, tujuan saya adalah mendaftar sekolah dan beasiswa luar negeri, seperti yang telah saya lakukan beberapa kali 3 tahun terakhir ini, dan gagal semua huehehehe. lalu akhirnya saya memutuskan mendaftar beasiswa dalam negeri karena, yah kan belum tentu lolos juga. jadi saya rasa, saya memang harus mencoba semua kesempatan. 
seperti apa rasanya? bingung, harus menulis apa, dan mengapa. sedih karena ternyata kenyataan mencari beasiswa tidak bisa bermodal nol rupiah di rekening. bahagia karena ternyata saya bisa, setidak-tidaknya lolos seleksi administratif. kemudian, saya harus (lagi-lagi) menghadapi tes yang ada matematikanya, hehe. berhasil mengerjakan latihan soal dengan benar saja sudah meluap-luap rasa senangnya, padahal terlalu banyak waktu yang dihabiskan di satu soal. saat menjalani tesnya, saya cukup beruntung untuk sekali lagi mendapat rejeki. 
melaju ke tahap terakhir dengan sangat cemas namun berusaha menyiapkan dengan baik. katanya, satu-satunya cara paling realistis mengurangi kecemasan adalah dengan paham betul yang akan dilalui. hanya saja, kan setiap orang pasti punya kali pertama ya, wkwkwkwkw. saya wawancara online pukul 8 pagi, di kamar kos, saat hari cuti bekerja, satu jam sesi wawancara berjalan lancar (dari sudut pandang saya) semua pewawancara ramah dan bertanya sesuai konteks (esai yang saya tulis). akhirnya, lepas satu ikatan yang membuat saya susah tidur tenang hahaha. 
hari ini, dua orang terdekat saya memberi semangat untuk apapun yang terjadi besok, saya jawab dengan hehahehe dan tetap -ngambang-. saya bisa simulasikan lemasnya badan saat menerima kabar tidak menyenangkan, seperti saat tidak lolos tes SMA favorit saya, tapi saya juga ingat rasa lapang, nyaman dan ringannya hati saat diterima masuk ITS delapan tahun silam. besok, entah rasa mana yang akan hinggap di tubuh saya. saya harap, saya dianugerahi hati yang cukup lapang untuk menerimanya.

11/11/2022
hari pengumuman: hari yang menegangkan, tidur jam tiga pagi ngapain banget. dah seharian terlewati btw wkwkwkkw pede banget lagi judulnya catatan keberhasilan, tapi gagal. yaaa namanya kemaren tu ~manifesting~. biasanya pengumuman tuh kalo ga jam delapan ya sembilan malam, eh tp pas iseng buka sms jam 6 sore taunya udah rilis sejak sejam sebelumnya tu. pas buka web, jedyaaaarrrr, los dooollllll, gagal kok terus. jadi ini gagal ke-empat dalam perjalanan perbeasiswaan ini. rasanya~ yooo lemes lurrrr remoook. 
langsung membagikan tangkapan layar lalu mengirimkannya ke circle terdekat dengan takarir: aku ga lolos wkwk. jya wkwkwk padahal huhuhu. tanggal kembar yang tadinya mau dipake beli jaket yang lama diidam-idamkan batal, dah gaada keinginan. isi keranjang shopee mendadak nol, bukan karena dicheck-out semua tapi karena dihapusin huahaha, meluapkan sedih dalam kegiatan bermanfaat. jyakh. nangis ga? kamwu nanyyyea? kamwu bertanyea-tanyeeea? ya jelas lah. kayak, kampring susahnya yalord mau sekolah kalo gaada duitnya. plus, langsung ada banget downnya, wkwk dagri aja ketolak, pantes yg tiga kemaren dilepeh. oh begitu syuliddd alias i feel like a complete failure. dah gitu aja. eh belum deng, smangat mencari nafkah, semoga tetap waras dan punya harapan. see you tomorrow, plis semoga diri ini masih ~exist~ (walau remok) dan bermanfaat. paragraf satu dan dua gaya bahasanya sudah berubah ya wao apakah penulis berkepribadian banda? neira kali banda. ya soalnya kalo lagi murung kudu pake bahasa baku tuh takut jadi anak senja :( jatohnya puitis gitu kan geli xixixi

btw kalo judulnya catatan keberhasilan padahal ogut gagal terus gimana ygy. susah banget lagi nyari hikmahnya gagal pas hari-H aowkaowkaowk, tidur dulu apa? masi ada satu slot lagi dibawah mungkin besok keliatan hikmahnya. baiklah besok disambung lagi, penulis mohon ijin undur diri ((menjadi undur-undur)) ((np: lorde - liability)) 

12/11/2022
satu hari setelah pengumuman: selamat hari ayah wkwkwk. pagi ini dimulai dengan ngajakin ponakan main ke tempat makan baru, makan enak, foto-foto, jajan. setelah itu kembali ke laptop, mencoba balas semua pesan penguatan teman-teman (thanks all, you know who you're). install ig bentar buat archiving momen main dan self-portrait senyum bahagia (yang jarang). lalu sibuk scroll2. perasaannya sudah sedikit membaik, terpantau menulis ini di pukul 23:52 dan masih belum menangis lagi. mulai kembali buka file-file lama dan riset uni+scholarship lagi. walau cuma dikerjain tipis-tipis. hari ini masih mau menjaga semangat sekolah tetap ada, tapi juga memberikan jarak antara harapan dan kesedihan huahahha.jadi hikmahnya apa? sepertinya sedikit paham apa yang harus diperbaiki dan bagaimana langkah selanjutnya. belajar ikhlas dan rela, all those what-ifs are useless, jadi relakan relakan relakan, yang sudah biar ditelan waktu. semangat mulai menata diri lagi, siapa tahu besok masih diberi kesempatan. jyakh. oke sekian~ tetap semangat, gapapa nangis dikit. 

09/06/2023
hari ini saya bilang tidak lagi ingin lanjut sekolah, saya lelah. seluruh tabungan saya habis tak bersisa, saya gagal lagi. semalam saya menangis hingga sesak, hari ini pun begitu. saya pikir tahun ini adalah waktunya. kembali sekolah dan hidup di kota yang baru. ternyata belum atau mungkin ternyata tidak? Saya mulai berpikir untuk melepas keinginan sekolah lagi (padahal di awal paragraf ini kan sudah bilang, piyeee).
sepertinya tidak apa-apa tidak lanjut s2. sepertinya s2 memang tidak untuk semua orang. 
tidak semua hal harus terwujud, kan? 
tidak apa-apa kehilangan satu cita-cita dan menjalani hari-hari kosong dengan biasa saja.

Tangkapan layar kenang-kenangan bahwa saya pernah begitu tekun belajar dan mengejar:

Februari 2022

Juli 2022

Oktober 2022


November 2022 & Juni 2023

April 2023

Oktober 2023


12/07/2024
melihat isi draft blog yang hidup segan mati enggan ini, lalu menemukan satu draft yang amat sentimental. 
awalnya saya berniat menulis seluruh perjalanan lanjut sekolah dan mempublikasikannya tepat ketika tujuannya tercapai (supaya judul tulisan ini relevan). namun yah, things happen. shiz.
sudah kira-kira setahun saya "pensiun" dari kegiatan perburuan sekolah dan beasiswa. sampai ada di titik seluruh catatan les, esai dan serba-serbi penelitian saya kemas dalam amplop bubble wrap dan saya letakkan di dalam folder berkas di sudut meja. hahaha.
kata-kata terkait yang sering muncul di twitter masuk muted words, apalagi selalu ada rujakan seasonal tentang si beasiswa ini (iykyk)
dokumen digital tentang itu semua juga tidak lagi jadi folder teratas di laptop.
ibarat orang berjalan menuju satu titik, saya telah berlari menjauhi titik tersebut.
hari ini saya masih tidak berkeinginan menyentuhnya kembali.
setahun belakangan, beberapa orang secara sengaja atau tidak sengaja, tetap berbagi informasi beasiswa dan menyemangati. 
mungkin selanjutnya, saya cukup membagikan link tulisan ini saja, tanpa perlu berkali-kali menjelaskan mengapa berhenti.
benar, masih terlalu muda untuk putus asa. tapi berhenti bukan berarti putus asa, kan? walau mungkin selangkah mendekatinya aowkawoakwaowk. astagfirullah, istighfar.
yang jelas, saat ini saya lebih memilih lari sejauh-jauhnya.
sembunyi layaknya amplop yang telah melesak ke dalam folder di sudut meja belajar saya.
menelan gagal berkali-kali tidak memunculkan efek kebal atas rasa kecewa.
kali ini saya mencoba berdamai hidup dengan rencana-rencana jangka pendek, melewati hari demi hari dengan checklist sederhana. rerouting.
untuk sementara waktu, semoga tenang selalu memayungi setiap langkah menuju entah.

salam,
anggi.